input license here

Pengertian Energi Listrik dan Cara Mengihitung Energi Listrik

Pengertian Energi Listrik dan Cara Mengihitung Energi Listrik - Selamat berjumpa kembali Pembaca SAFT-101 OTOMOTIF, Senang dapat bertemu anda kembali untuk membahas materi atau artikel Pengertian Energi Listrik dan Cara Mengihitung Energi Listrik, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga pembahasan postingan atau artikel kategori Artikel Kelistrikan (Electrical), yang kami tulis ini dapat anda pahami. Tanpa memperpanjang basa-basi lagi, kami sampaikan selamat membaca.

Seberapa dalam artikel Pengertian Energi Listrik dan Cara Mengihitung Energi Listrik ini dapat kami bahas dan jabarkan kepada anda, kiranya tidak mengurangi makna. Kami hanya berpesan kepada pembaca SAFT-101 OTOMOTIF, jadikan artikel kami ini sebagai materi tambahan. Jika masih kurang lengkap, pembaca dapat menambah wawasan dengan mencari artikel serupa diblog lainnya atau menanyakan langsung kepada pakar yang mahir dengan masalah Pengertian Energi Listrik dan Cara Mengihitung Energi Listrik. Akhir kata, kami menyampaikan, selamat membaca! Siapkan buku catatan dan pena untuk meringkas poin-poin penting.

Pengertian Energi Listrik dan Cara Mengihitung Energi Listrik

Pengertian Energi Listrik

Energi (kerja) listrik merupakan jumlah daya listrik yang dikonsumsi atau diserap oleh beban kelistrikan dalam waktu.

Satuan waktu dapat dinyatakan dalam detik (second) atau dalam jam (hour).


Rumus Menghitung Energi Listrik

Energi listrik dapat dihitung dengan menggunakan rumus :

W = P x t

Atau

W = V x I x t

Atau

W = I² x R x t

Atau

W = V² / R x t

Keterangan :

  • W adalah kerja listrik dengan satuan Ws (jangan artikan W sebagai Watt) 
  • P adalah daya listrik dengan satuan Watt
  • t adalah waktu dengan satuan s
  • V adalah tegangan dengan satuan Volt
  • R adalah hambatan dengan satuan Ohm (Ω)
  • I adalah kuat arus dengan satuan Ampere

Satuan turunan daya listrik

  • 1 Wh (Watt hours) = 3600 Ws (Watt second)
  • 1 kWh (kilo Watt hours) = 1000 Wh (Watt hours)
  • 1 kWh (kilo Watt hours) = 3.600.000 Ws (Watt Second)


Contoh Perhitungan Energi Listrik

Contoh soal 1

Perhatikan gambar di bawah ini, Hitunglah energi listrik yang digunakan jika diketahui sumber tegangan 12 Volt, arus yang mengalir ke lampu 5 Ampere dan waktu yang digunakan untuk menyalakan lampu selama 30 s.


Jawab

Jika diketahui tegangan (V), Arus (I) dan waktu (t), maka kita gunakan rumus :

W = V x I x t

Kemudian kita masukkan ke dalam rumus :

W = 12 x 5 x 30 = 1.800 Ws atau 0,5 Wh 


Contoh soal 2

Berapakah energi listrik yang digunakan pada lampu yang memiliki daya 50 Watt yang dinyalakan dalam 10 menit ?

Jawab

Jika diketahui Daya lampu (Watt) dan waktu (t), maka kita gunakan rumus :

W = P x t

Sebelumnya, untuk waktu kita konversikan menjadi detik sehingga 10 menit = 600 second

Kemudian kita masukkan ke dalam rumus :

W = 50 x 600 = 30.000 Ws atau 8,3 Wh


Contoh soal 3

Perhatikan gambar di bawah ini, Hitunglah energi listrik yang digunakan jika diketahui arus yang mengalir ke lampu 5 Ampere, hambatan lampu 10 Ω dan waktu yang digunakan untuk menyalakan lampu selama 1 jam.


Jawab

Jika diketahui kuat arus (I), Hambatan beban (R) dan waktu (t), maka kita gunakan rumus :

W = I² x R x t

Kemudian kita masukkan ke dalam rumus :

W = 5² x 10 x 1 = 250 Wh

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a comment

Pilihan Kami