Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh)

Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh) - Selamat berjumpa kembali Pembaca SMKN1SKL, Kami sangat senang bisa bertemu anda kembali dalam membahas materi atau artikel Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh), kami telah menyusun artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan atau artikel kategori Artikel gto, Artikel proyeksi piktorial, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Setiap penulis artikel memiliki sudut pandang masing-masing

Kami memiliki sudut pandang secara umum akan hal Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh) ini akan kami bahas dan jabarkan kepada anda. Meskipun demikian semoga tidak mengurangi makna. Kami hanya berpesan kepada pembaca SMKN1SKL, jadikan artikel kami ini sebagai materi tambahan. Jika masih kurang lengkap, pembaca dapat menambah wawasan dengan mencari artikel serupa diblog lainnya atau menanyakan langsung kepada pakar yang mahir dengan masalah Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh). Selamat membaca!

Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh)

Proyeksi Dimetri - Proyeksi dimetri adalah salah satu teknik dalam gambar teknik. Hal ini bertujuan agar semua informasi pada gambar teknik dapat tersampaikan secara detail.

Dalam proyeksi dimetri masih terdapat berbagai ilmu yang harus dipelajari agar proses gambar teknik dapat berjalan dengan baik. Berbagai hal ini seperti pengertian proyeksi dimetri, ciri ciri proyeksi dimetri, dan contoh proyeksi dimetri. Untuk lebih jelasnya mengenai proyeksi dimetri akan dibahas pada artikel berikut ini.

Pengertian Proyeksi Dimetri

Proyeksi dimetri merupakan salah satu bagian dari proyeksi aksonometri. Proyeksi ini memiliki perbedaan dengan proyeksi isometri yang sudah dibahas sebelumnya. Namun secara fungsi sama yaitu untuk memberikan detail informasi terkait obyek gambar tiga dimensi.

Proyeksi dimetri memiliki arti dua ukuran yang merupakan pengembangan dari poyeksi isometri. Pada proyeksi ini besar sudut sumbu x dan y dengan garis horisontal serta terdapat perbandingan sumbu x, y, dan z. Tujuan dari proyeksi dimetri adalah merubah ukuran panjang, lebar, dan tinggi agar menghasilkan kesan gambar yang lebih nyata.

Dengan kata lain, proyeksi dimetri adalah proyeksi aksonometri yang memiliki ketentuan untuk skala pemendekan minimal dua pada sumbu x, y, dan z sedangkan kedua sudut proyeksi boleh sama atau tidak. Dari tiga buah sumbu minimal terdapat dua buah sumbu dan dua sudut berpotongan pada satu titik.

Namun yang lazim digunakan pada gambar teknik adalah perbandingan antara sumbu x, y, dan z adalah 1:1/2:1. Selain itu sudut yang dibentuk oleh sumbu x dengan garis horisontal sebesar 7 derajat, serta sudut yang dibentuk oleh sumbu y dengan garis horisontal sebesar 40 derajat. 
 Proyeksi dimetri adalah salah satu teknik dalam gambar teknik Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh)

Ciri Ciri Proyeksi Dimetri

Untuk mengetahui apakah sebuah gambar menggunakan teknik proyeksi dimetri maka perlu diketahui lebih banyak mengenai proyeksi dimetri. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan ciri ciri pada proyeksi dimetri:

1. Sumbu

Secara umum, proyeksi dimetri memiliki beberapa sudut yang dibentuk oleh garis garis sumbu. Sudut yang dibentuk antara sumbu x dengan garis horisontal adalah 7 derajat (α = 7 derajat). Sementara itu untuk sudut yang dibentuk antara sumbu y dengan garis horisontal sebesar 40 derajat (β = 40). Dengan kata lain sudut yang dibentuk antara sumbu x dan sumbu y sebesar 133 derajat.

Sumbu diatas merupakan proyeksi dimetri yang banyak digunakan pada gambar teknik. Meskipun terdapat berbagai ukuran sumbu lain yang juga digunakan pada proyeksi dimetri.

2. Ukuran Garis Sumbu

Pada proyeksi dimetri memiliki perbandingan garis sumbu x, y, dan z adalah 1:1/2:1. Artinya terdapat skala pemendekan pada sumbu y sementara untuk sumbu lain sesuai dengan ukuran yang terdapat pada obyek gambar. Sebagai contoh pada obyek gambar ukuran sumbu x, y, dan z adalah 2:4:6 maka ukuran pada gambar yaitu 2:2:6.

Contoh Proyeksi Dimetri

Dalam penggunaan proyeksi dimetri terdapat beberapa jenis. Untuk lebih jelasnya mengenai proyeksi dimetri berikut merupakan beberapa contohnya.

1. Proyeksi Dimetri I

Proyeksi dimetri I merupakan proyeksi dimetri yang umum digunakan pada gambar teknik. Pada proyeksi dimetri satu memiliki perbandingan garis sumbu x, y, dan z adalah 1:1/2:1. Selain itu sudut yang dibentuk antara sumbu x dengan garis horisontal adalah 7 derajat (α = 7 derajat). Sementara itu untuk sudut yang dibentuk antara sumbu y dengan garis horisontal sebesar 40 derajat (β = 40). 
 Proyeksi dimetri adalah salah satu teknik dalam gambar teknik Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh)

2. Proyeksi Dimetri II

Proyeksi dimetri II adalah jenis lain dari proyeksi dimetri yang digunakan pada gambar teknik. Meskipun dalam penggunaanya tidak sebanyak proyeksi dimetri I. Pada umumnya proyeksi dimetri I memiliki sudut yang dibentuk antara sumbu x dengan garis horisontal adalah 7 derajat (α = 7 derajat) dan sudut yang dibentuk antara sumbu y dengan garis horisontal sebesar 40 derajat (β = 40) serta perbandingan garis sumbu x, y, dan z adalah 1:1/2:1.

Namun pada proyeksi dimetri II terdapat beberapa sudut α dan β serta perbandingan garis sumbu yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan bentuk atau jenis lain dari proyeksi dimetri:
  • Sudut proyeksi α=15 β=15 maka perbandingan sumbu x y dan z adalah 1:1:1,315
  • Sudut proyeksi α=35 β=35 maka perbandingan sumbu x y dan z adalah 1:1:0,8236
  • Sudut proyeksi α=40 β=10 maka perbandingan sumbu x y dan z adalah 0,857:1:1
 Proyeksi dimetri adalah salah satu teknik dalam gambar teknik Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh)
Diatas merupakan pembahasan mengenai proyeksi dimetri. Semoga dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.


Penutup Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh)

Sekian uraian artikel Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh) kali ini, semoga bisa memberi manfaat dan menginspirasi anda semua pembaca blog SMKN1SKL. Baiklah, sampai jumpa pada postingan pembahasa artikel lainnya yang lebih seru dan bagus. Tiada gading yang tak retak, begitu juga dengan artikel kami ini. Lebih dan kurang pada pembahasan Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh) ini, kami memohon maaf.

Baru saja anda membaca artikel Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh) dengan alamat link https://www.smkn1skl.web.id/2018/01/mengenal-proyeksi-dimetri-pengertian.html

Artikel Mengenal Proyeksi Dimetri (Pengertian, Ciri Ciri, Contoh) ini kami arsipkan pada kategori gto proyeksi piktorial. Silahkan anda klik link ini gto proyeksi piktorial untuk melihat beberapa artikel menarik serupa. Terimakasih telah berkunjung.