Skema Rangkaian Driver Motor DC H-Bridge menggunakan MOSFET

Rangkaian Driver adalah sirkuit elektronik yang berfungsi menyuplai arus yang dibutuhkan oleh sebuah piranti elektronik. Arus ini dikendalikan oleh sebuah sinyal yang lebih kecil seperti sinyal PWM (Pulse Width Modulation) yang berasal dari Sensor atau mikrokontroller. Piranti elektronik tersebut diantaranya adalah Lampu, Selenoid dan Motor DC.

Motor DC merupakan jenis Actuator (penggerak) yang fungsinya menghasilkan Perputaran mekanis. Motor DC pada dasarnya adalah komponen elektromekanik yang mengubah besaran listrik menjadi besaran fisik yaitu gerakan mekanis.

Motor DC memiliki dua bagian utama yaknik Stator dan Rotor. Stator adalah bagian yang diam dan terdiri dari dua buah magnet dengan kutub berlawanan. Sedangkan Rotor adalah bagian yang berputar dan terdiri dari gulungan kawat tembaga. 

Rotor akan berputar apabila motor DC diberi beda potensial pada kedua inputnya, karena perbedaan kutub magnet yang dihasilkan oleh gulungan rotor dengan magnet permanen pada stator.
Mosfet Driver Kit

Rangkaian Driver untuk motor DC bisa menggunakan komponen seperti Relay, Transistor maupun FET atau MOSFET. Rangkaian Driver menggunakan Transistor sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Komponen MOSFET sangat bagus jika digunakan sebagai Driver.

MOSFET merupakan singkatan dari Metal Oxide Semiconductor Field Effec Transistor atau dalam bahasa Indonesia disebut transistor efek medan dengan semikonduktor metal oxide. 

Berbeda dengan Transistor, Konstruksi mosfet menggunakan saluran dengan dua tipe yaitu P dan N. Saluran ini terhubung melalui kaki Gate dengan perantara Bahan Metal Oksida. Pin pada MOSFET terdiri dari Gate, Source dan Drain.

MOSFET N Channel tipe IRF540 

Kelebihan MOSFET dibandingkan Transistor antara lain:
  1. Kemampuan arus yang lebih besar.
  2. Impedansi input yang tinggi sehingga hanya perlu arus kecil untuk mengaktifkan MOSFET
  3. Impedansi output yang rendah sehingga tidak terjadi penurunan daya dan Tegangan pada kaki Drain dan Source.
  4. Mampu bekerja pada Frekuensi tinggi
Dari keunggulan MOSFET diatas maka sangat cocok digunakan sebagai Driver motor DC terutama motor DC yang memiliki torsi yang besar dan RPM yang tinggi seperti pada Prototype robot line follower atau robot avoider.

Skema Rangkaian

skema rangkaian driver motor h-bridge MOSFET
Skema Rangkaian Driver MOSFET

0 Response to "Skema Rangkaian Driver Motor DC H-Bridge menggunakan MOSFET"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel