Skema Rangkaian Pengatur Kecepatan (Dimmer) Kipas Angin 220V Sederhana.

Rangkaian pengatur kecepatan atau dimmer adalah sirkuit yang berfungsi mengatur kecepatan putaran kipas angin secara linear. 

Dengan mengatur kecepatan berputar, maka akan didapat evel hembusan angin sesuai keinginan.berbeda dengan tombol pada kipas yang hanya mengatur sampai 3 kecepatan saja.

Kipas angin adalah alat elektronik yang berfungsi menghasilkan hembusan udara atau Angin. Hembusan udara ini dihasilkan dari motor induksi yang dihubungkan dengan baling-baling atau Propeller. 

Propeller ini yang akan menghasilkan hembusan udara akibat bilah diagonal yang mendorong udara ke arah depan.
Dimmer Driver Kit
Rangkaian ini dibangun dengan prinsip dasar pemotongan gelombang AC. gelombang AC PLN adalah gelombang Sinusoidal dengan Amplitudo 220V. 

Dengan rangkaian ini gelombang AC dari PLN akan dipotong oleh kombinasi komponen DIAC dan TRIAC. 

Pemotongan gelombang akan menghasilkan daya yang lebih kecil sehingga energi yang dihasikan untuk putaran motor berkurang.

Komponen yang digunakan
  • TRIAC BT136 (1)
  • DIAC D30 (1)
  • Resistor 15K (2)
  • Potensiometer 500K (1)
  • Kapasitor 100nF (2)

Skema Rangkaian

skema pengatur kecepatan kipas sederhana

Cara kerja rangkaian 
Rangkaian ini memakai prinsip dasar dari TRIAC. TRIAC atau Triode AC adalah komponen elektronika yang berfungsi melewatkan sinyal AC dari dua arah. Untuk mengaktifkan TRIAC perlu diberikan sinyal pemicu pada kaki Gatenya. 

TRIAC yang digunakan pada rangkaian ini adalah tipe BT 136 dengan spesifikasi :
  • Maximum Terminal current: 4A
  • On-state Gate voltage: 1.4V
  • Gate trigger current: 10mA
  • Max Terminal Voltage is 600 V
  • Holding current: 2.2mA
  • Latching current: 4mA
  • Available in To-220 Package

Kaki Gate terhubung dengan DIAC. Berbeda dengan Triac, DIAC adalah komponen yang dapat melewatkan sinyal AC hanya jika level sinyal masukan lebih tinggi dari ketetapan nilai DIAC. Nilai dari DIAC dipadatkan dari rangkaian pembagi tegangan menggunakan Resistor dan Potensiometer. 

Jika Potensiometer dibuka semakin lebar, maka tegangan input Pada DIAC akan semakin sering terbuka, sehingga dapat memicu Gate TRIAC. DIAC yang digunakan adalah tipe D30.

Gate yang dipicu oleh DIAC akan mengatur gelombang sinusoidal yang masuk ke kipas angin. Dengan demikian kipas angin mendapatkan level daya yang berbeda sehingga mempengaruhi putarannya.

Gelombang yang dipotong TRIAC
Artikel terkait : Mengenal Motor Induksi, Cara Kerja dan Jenisnya

0 Response to "Skema Rangkaian Pengatur Kecepatan (Dimmer) Kipas Angin 220V Sederhana."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel